Sebuah kehidupan yang tak merata. Ada kabar baik dan sebaliknya. Kata-kata ini bukan kata biasa. Ia ada dan menyala.

Tomat Ranti Ciri Khas Sambal Tempong Banyuwangi

Tomat Ranti Ciri Khas Sambal Tempong Banyuwangi

Tomat Ranti mungkin terdengar asing di telinga beberapa orang di Indonesia. Namun Bagi sebagian besar masyarakat Banyuwangi sudah sangat akrab dengan tomat Ranti ini.

Tomat ini juga kerap kali disebut sebagai tomat mawar, karena jika tomat ini dibelah akan membentuk layaknya bunga mawar. Selain daripada bentuknya yang unik, tomat Ranti juga berbeda dengan tomat biasa pada umumnya.

Baca Juga : Mahasiswa UMM Berikan Edukasi Pangan Sehat Untuk Anak

Dari segi rasa tomat Ranti tidak terlalu asam dibandingkan dengan tomat biasa, juga tomat Ranti memiliki tangkai yang lebih ramping jika dibandingkan dengan tomat biasa.

Kebanyakan masyarakat Banyuwangi menggunakan tomat Ranti sebagai bahan pembuatan sambal. Sambal yang paling terkenal di Banyuwangi adalah sambal tempong nya. Sambal tempong ini memiliki rasa yang sangat pedas.

Sesuai dengan namanya “Tempong” yang berarti “Tampar” artinya rasa pedas yang ditawarkan oleh sambal ini bukan main, rasanya bisa seperti ditampar. Banyak orang mengatakan, jangan mengaku pecinta pedas jika belum pernah merasakan sambal tempong dari Banyuwangi.

Baca Juga : Predikat Kampus Islami Terbaik Untuk UMM Yang Lebih Baik

Sambal ini biasanya disajikan dengan menu layaknya lalapan, hanya saja pada sayuran yang dipakai bukan sayuran mentah melainkan sayuran yang sudah melalui proses perebusan.

Tekstur sambal yang menggunakan tomat Ranti sangat berbeda jauh dengan tekstur sambal yang menggunakan tomat biasa. Sambal yang menggunakan tomat Ranti cenderung tidak berair.

Hal itu disebabkan karena tomat Ranti sendiri memiliki banyak sekali biji dan tidak mengandung banyak air. Sehingga sambal yang dibuat dengan tomat Ranti ini bisa bertahan lebih lama dibandingkan dengan sambal yang dibuat dari tomat biasa.

Dari segi rasanya sambal yang terbuat dari tomat Ranti tidak memerlukan tambahan jeruk nipis lagi karena rasa dari tomat Ranti sendiri sudah sangat asam dibandingkan dengan sambal yang terbuat dari tomat biasa. Hal ini menjadi ciri khas tersendiri bagi sambal tempong khas banyuwangi.

Semua penjual sego tempong menggunakan tomat Ranti sebagai bahan pelengkap sambalnya. Hal ini disebabkan karena banyaknya tanaman tomat Ranti di Banyuwangi.

Bahkan kerapkali buah tomat Ranti ini disebut sebagai tomat Banyuwangi. Karena sejauh ini, tomat Ranti tidak ditemukan di pasar kota lain. hal ini menjadi masalah bagi masyarakat Banyuwangi yang merantau ke kota lain, yang mana mereka sudah terbiasa menggunakan tomat Ranti sebagai pelengkap sambal tetapi saat mereka merantau tidak menemukan tomat Ranti di pasar terdekat.

Kalimat andalan yang sering diucapkan oleh ibu-ibu Banyuwangi adalah “kamu bukan orang Banyuwangi kalau belum pernah makan sambal dari tomat Ranti”.

Total
0
Shares
Previous Article
Sobat Kucing Meong di Kampus UMM

Sobat Kucing Meong di Kampus UMM

Next Article
[Resensi] Buku: Entrok-Okky Mandasari

[Resensi] Buku: Entrok-Okky Mandasari

Total
0
Share