Didaktik – perampasan hak terhadap wanita khususnya baik itu anak-anak maupun remaja sudah menjadi hal yang biasa terjadi di kalangan masyarakat. Baik itu perlakuan tidak menyenangkan yang diterima secara terbuka maupun tertutup. Mengapa demikian? Karena begitu banyak kasus-kasus pelecehan seksual dan perampasan hak terhadap wanita yang seakan-akan adalah hal yang lumrah terjadi dan sudah menjadi kebiasaan untuk dilakukan. Sampai sekarang para wanita yang menjadi korban kekerasan seksual belumlah mendapat perlindungan dan perlakuan yang pantas. Mereka menjadi korban bukan cuma pada saat kekerasan berlangsung, namun berlanjut ketika hukum dan budaya tidak berpihak kepada korban.

Baca Juga : [Resensi] Film The Look of Silence (Senyap)

Selama ini korban pelecehan seksual banyak disalahkan karena dianggap ‘mengundang’ aksi pelecehan dengan memakai baju seksi atau jalan sendiri di malam hari. Padahal tak semua pelecehan seksual yang dilakukan pelaku tersebut pada korban yang berpakaian seksi dan berjalan sendirian saat malam hari. Realitanya banyak sekali pelecehan seksual yang dilakukan secara terang-terangan pada siang hari dan korbannya pun berpakaian sopan atau bahkan berhijab. Padahal , pelecehan seksual itu terjadi karena ada ‘niat’ dari pelaku dan ‘kesempatan’ yang di dukung oleh lingkungan. Mengapa hal seperti ini masih banyak sekali terjadi dan terabaikan oleh pihak yang seharusnya bertanggung jawab melindungi hak wanita. Hal ini biasa terjadi karena banyak masyarakat kurang memiliki rasa kepedulian antar sesama.

Sampai saat ini tindak kriminal mengenai hal ini seharusnya mendapat penanganan yang lebih serius agar permasalahan terhadap harga diri perempuan ini cepat teratasi. Mungkin tak semua pihak paham akan trauma mendalam yang dialami korban. Tapi, seharusnya kita paham bahwa trauma akan memengaruhi psikologis dari sang korban, seperti depresi, malu, tidak percaya diri, dan trauma berkepanjangan. Indonesia terkenal sebagai negara yang memiliki budaya luhur tapi mengapa masih banyak sekali wanita yang dilecehkan oleh sejumlah pihak yang tak bertanggung jawab, tak berpendidikan, dan tak memiliki moral yang baik sehingga dengan seenaknya meruntuhkan harga dari wanita.

Baca Juga : Perbandingan Omnibus Law dan Cipta Kerja

Dengan masih banyaknya kasus pelecehan seksual terhadap wanita di negeri ini seharusnya bisa menyadarkan kita bahwa pentingnya menghargai hak orang lain utamanya hak para wanita. Dengan cara menjadi pemuda-pemudi yang berintegritas, bermoral dan kritis dalam berbagai hal sehingga tidak akan ada lagi kasus pelecehan kepada wanita yang dapat terjadi di negeri ini.

Mari berkometar