PMM 63 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan edukasi tanaman obat keluarga (TOGA) dan penanaman TOGA kepada ibu-ibu PKK di Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan dilaksanakan dengan diawali pemberian edukasi tanaman obat keluarga (TOGA) terkait pengertian, manfaat, keguanaan, khasiat, dan lain sebagainya. Pelaksanaan kegiatan tidak lupa dengan pastinya memenuhi protokol kesehatan memakai masker maupun sosial distance. Edukasi ini mendapat respon yang baik dari ibu-ibu PKK serta warga yang berpartisipasi juga sangat berantusias.

Baca Juga : Kronologi, Penangkapan Jurnalis LPK Gema Unesa saat liputan aksi Tolak Omnibus Law di Surabaya

Menurut kelompok yang dibimbing oleh ibu Novita Ratna Satiti, S.E.,M.M sebagai dosen pembimbing lapangan, kegiatan ini perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat juga khususnya ibu-ibu PKK yang berpartisipasi mengenai pengebalan dan penanaman TOGA untuk menjaga kekebalan tubuh saat era pandemi COVID-19. PMM 63 ini beranggotakan lima orang yaitu Imania, Nanda, Pramesti, Diah Ayu, dan Asep Galang. Selanjutnya, menurut Imania Djati Yuliana selaku koordinator kelompok. “Pemberian edukasi kepada masyarakat seperti ini dirasa sangat bermanfaat serta dapat memupuk kembali kesadaran masyarakat tentang kesehatan dengan menggunakan cara tradisional, selain itu kegiatan ini dapat menumbuhkan kekompakan dan kerukunan antar rukun warga.” Ujarnya.

Keterangan : PMM 63 UMM Ajak Ibu-Ibu PKK Menanam TOGA di Desa Wringinagung

Kegiatan ini kelompok PMM 63 di laksanakan pada hari Sabtu tanggal 30 Agustus 2020 kemarin. Tidak hanya ibu-ibu PKK, warga sekitar desa, dan anggota kelompok PMM 63 kegiatan ini juga dihadiri sendiri oleh Kepala Desa bapak Kondang beserta ibu Kondang dan bapak Kepala Dusun.

Mari berkometar