PMM 84 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan sosialisasi pencegahan COVID-19 di Klinik Bekam Sunnah Mulia yang berlokasi di Desa Giri, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan dilaksanakan dengan mendistribusikan selebaran Ekobuletin serta menyampaikan ulasan singkat tema besar buletin tersebut yakni; Mitos dan Fakta Pencegahan COVID-19. Pelaksanaan kegiatan dipastikan telah memenuhi protokol kesehatan, yaitu jaga jarak dan mencuci tangan sebelum memasuki tempat sosialisasi di Klinik Bekam Sunnah Mulia.

Baca Juga : Kronologi, Penangkapan Jurnalis LPK Gema Unesa saat liputan aksi Tolak Omnibus Law di Surabaya

Sosialiasi ini mendapat respon yang baik dari pasien Klinik tersebut. Dengan antusiasnya para pasien yang kebanyakan berusia di atas 30 tahun menerima selebaran Ekobuletin.

Keterangan : PMM 84 mengedukasi Masyarakat mengenai COVID-19

Menurut kelompok yang dibimbing oleh Dr. Baiduri, M.Si sebagai dosen pembimbing lapangan, kegiatan ini perlu dilakukan untuk meningkatkan wawasan masyarakat mengenai COVID-19, terlebih banyak berita hoax yang tersebar di kalangan masyarakat luas. PMM 84 beranggotakan 2 orang yaitu Rizky Nastiti Adinda Putri dan Dinar Balqis Qurrata ‘Aini. Kedua

Menurut Rizky Nastiti selaku koordinator kelompok, “sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dengan memilah antara opini yang hanya mitos dan kebenaran faktual mengenai pencegahan COVID-19 di kalangan masyarakat. Dengan adanya Ekobuletin, harapannya masyarakat bisa menyadari bahwa tidak setiap yang umum itu benar, namun yang benar harus diumumkan. Melalui Ekobuletin lah kami mengumumkannya.” Ujarnya.

Selain sosialisasi pencegahan COVID-19 melalui produk Ekobuletin, kelompok PMM 84 juga mendistribusikan masker kepada pasien yang ada di Klinik Bekam Sunnah Mulia.

Pembagian masker ini bertujuan untuk memfasilitasi dan mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Mari berkometar