Didaktik – Lima dari Kalimantan Barat yang tergabung dalam Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang.  Kelompok 2 Gelombang 6 yang beranggotakan, Dwi Hastari, Fadila Rahma, Sheren Mega, Vasya Mutia, dan Lulu Afifah mengadakan sebuah kegiatan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran para Ibu-ibu dan Lansia dengan mengadakan senam bersama. (16/08/2020).

Baca Juga : Kronologi, Penangkapan Jurnalis LPK Gema Unesa saat liputan aksi Tolak Omnibus Law di Surabaya

Kegiatan senam lansia ini diadakan di Desa Meliau Hulu. Lanjut Usia dipilih karena lansia adalah salah satu golongan yang paling rentan  terpapar virus corona yang sedang mewabah ini. Karena seiring dengan pertambahan usia, tubuh akan mulai mengalami penurunan akibat dari proses manusiawi yang terjadi. Jadi, system imun yang bekerja sebagai pelindung diri dari penyakit tidak lagi bekerja secara maksimal. Akibatnya tubuh rentan terkena penyakit. Dan berakhirlah dengan munculnya ide untuk mengadakan kegiatan senam Lansia.

PMM Kelompok 2 UMM, melangsungkan kegiatan senam kepada ibu-ibu dan lansia.

“Senam Lansia ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran lansia demi menjaga system kekebalan tubuh para lansia agar tetap sehat di tengah pandemi.” Ujar Lulu Afifah selaku Penanggung Jawab kegiatan senam lansia ini.

Senam lansia dipilih karena senam lansia merupakan salah satu olahraga yang dapat dilakukan oleh para lanjut usia untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran. Sehingga para lanjut usia ini memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat dan baik.

Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang ini ternyata mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para Ibu-ibu dan Lansia. Hal ini terlihat dari keantusiasan mereka selama mengikuti kegiatan senam bersama setiap sore hari tanpa ada yang datang terlambat. Tentunya saat pelaksanaan kegiatan tetap menerapkan standar protocol kesehatan.

Semoga dengan adanya kegiatan senam lansia yang diadakan oleh lima dare Kalimantan Barat ini masyarakat menjadi semakin perduli terhadap kebugaran dan kesehatan tubuhnya. Baik secara fisik maupun rohani.

Bapak Setiya Yunus, M.Pd, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) juga selalu mengingatkan mahasiswa “selalu patuhi protokol kesehatan ya di setiap kegiatan kalian”.

Mari berkometar