Tentang Tembakau, pasti semua tahu dan sering terdengar. Tapi ada hal yang perlu kalian ketahui nih soal tembakau. Soalnya banyak orang tahu tentang namanya tapi tidak dengan rahasia nya. Dibawah ini saya berupaya untuk berpendapat soal tembakau.

Pasar Tembakau dan Propaganda Larangan Perokok

Tembakau merupakan tanaman yang menjadi bahan dasar untuk sebuah rokok. Istilah tembakau tak lepas dengan kontroversi pasar dan gerakan penolak perokok. Tetapi tembakau adalah karya terbaik tuhan setelah manusia. Selain itu tembakau juga sering di sebut sebagai penguasa bisnis pertanian, di tandai dengan harga jual yang mahal juga memiliki banyak jenis nya. Banyak petani yang lebih mementingkan tembakau dibandingkan dengan padi, ya secara harga tembakau lebih tinggi dalam per-kg (kilogram) jika dibandingkan dengan beras per-kg (kilogram). Jika harga tembakau yang berkisar 50-100k per-kg (kilogram), sebaliknya dengan beras yang berkisar 15-25k per-kg (Kilogram), jelas bukan ? dari harga kedua komoditas itu jauh berbeda.

Baca Juga : Rokok Memang Penyebab Kemiskinan

Tembakau sudah menjadi pola hidup baru di kalangan masyarakat umum, seperti memakan nasi atau pangan keseharian, mengamati wilayah pulau jawa yang 80% penduduk nya pengkonsumsi rokok ditandai dengan pembelian rokok di setiap harinya.

Bahkan beberapa Ormas melakukan gerakan menolak merokok, seperti Muhammadiyah dengan Fatwa Pemimpin Pusat, setiap anggota maupun pengurus, tidak boleh mengkonsumsi rokok. Ada juga dibeberapa Instansi Pemerintah juga melakukan gerakan menolak rokok. Dan mayoritas kaum hawa menolak pria berokok dengan alasan medis.

Dengan berbagai cara menolak tembakau dikalangan orang tertentu menjadi tanda Tanya besar ? sedangkan jika petani yang tidak menanam tembakau di Indonesia khususnya, apakah sektor pajak bisa terpenuhi ? coba aja jika tembakau ditolak dengan alasan kesehatan dan agama, saya yakin jika itu terjadi 80% ekonomi Indonesia bakalan turun secara drastis.

Baca Juga : Cegah Pengukuran Lahan Oleh BPN, Warga Ring 1 Kilang Minyak Tuban Jaga Lahan

Bahkan lebih drastis dibandingkan penurunan harga minyak. Laba dari tembakau juga dimainkan oleh elite pemerintah dengan pajak yang naik 25% setiap tahun nya, seperti harga rokok surya tahun 2018 hanya 16k dan sekarang harga rokok surya mencapai 18k, itu berbeda dengan harga di Ibu Kota Jakarta yaitu 25k.

Analisis Merokok Membunuh mu

Beredar kabar di televisi, bener, hingga pamphlet undangan pernikahan, semua itu ada tulisan Rokok Membunuhmu. Sangat menghebohkan, dengan beberapa penyakit dan dampaknya yang dimunculkan dalam kampanye nya.

Akan tetapi perlu diketahui, soal rokok dan membunuhmu. Dua kata yang terpisah, antara komoditas dan alamiah. Secara logika sederhana “apapun yang berlebihan pasti tidak sehat” begitu dengan komoditas rokok. Berbeda dengan istilah “Membunuhmu” tentu ini menyangkut soal hidup dan mati, akan tetapi segala sesuatu entah hidup atau mati, itu tuhan yang tahu dan manusia tidak mengetahui soal itu. Ya ngomong membunuhmu, wong jelas rokok itu benda mati, tetapi jika pengkonsumsi rokok atau apapun itu, bila berlebihan pasti ada dampak nya.

Harus diketahui juga, kampanye yang beredar ada muatan politik tertentu dikalangan sektor Ekonomi. Karena komoditas umum dari tembakau mencapai angka 60% terbesar di Dunia, dan secara kampanye yang mengindikatorkan untuk menjatuhkan sektor komoditas Tembakau, ada unsur komoditas lain. Tak menutup kemungkinan bahwa, lapangan kerja dan komodifikasi kerja ada dalam pasar tembakau, sebut aja gudang Kapitalis Global.

Mari berkometar