• Judul Buku : Pecundang
  • Penulis : Maxim Gorky
  • Tahun Terbit : 2015
  • Penerbit : Narasi
  • Kota Terbit : Jakarta
  • Halaman : 108 Halaman
  • ISBN : 978-979-16-8433-0

Didaktik – Maxim Gorki merupakan novel dengan latar zaman revolusi Rusia. Novel ini ditulis tahun 1907 dan sempat dilarang peredarannya. Dalam novel Pecundang Maxim Gorki menceritakan seorang tokoh bernama Yevsey Klimkov, dia merupakan seorang yatim piatu yang sering disiksa oleh sepupunya sendiri bernama Yaskha. Yevsey kecil merasa putus asa dengan keadaan tersebut hingga ia menyerahkan dirinya untuk menjadi pelampiasan setiap kali sepupunya dengan cara meringkuk di tanah untuk menerima pelampiasan kekesalan dan kemarahan sepupunya tersebut, kemudian ia berkata “Jangan khawatir, itu tak akan berlangsung selamanya”.


Dari perlakuan yang buruk di masa kecilnya, Yevsey tumbuh menjadi peundang. Kemudian ia dikirim ke kota untuk hidup mandiri. Di kota ia bekerja dengan Rayisa Petrovna, seorang revolusioner yang bekerja dengan mata-mata Czar, Dorimendont. Kemudian majikannya tersebut meninggal dan membuat Yavsey mengalami gejolak batin yang lebih kuat.


Yevsey dituntut untuk menjadi lebih dewasa menghadapi kasus pemberontakan masyarakat Rusia, sedangkan ia bertugas sebagai mata-mata Czar yang harung mengamati para pemberontak. Yavsey sebenarnya membeci profesinya dan mendukung para revolusioner. Dan kini ia tak bisa berbuat apa-apa, karena tak ada piihan baginya kecuali diadili dan mati.


Sebagai seorang pecundang, Yevsey tidak memiliki keberanian untuk menyuarakan isi hatinya dan berpendapat. Hingga akhirnya ia bertemu sepupunya. Yashka tumbuh menjadi seorang revolusioner muda yang kemudia mengenalkan Yevsey pada Olga, yang kemudian ia cintai. Namun pertemuan tersebut tak berlangsung lama karena ditangkapnya Yashka, Olga, dan teman-temannya. Namun lagi-lagi Yevsey tidak bisa berbuat apa-apa.


Pergolakan batin pecundang tak berakhir dan justru ia tetap menjadi seorang mata-mata hingga keadaan politik semakin kacau. Maxim Gorki menggambarkan konflik batin dan suasana dengan latar sejarah yang menegangkan.

Mari berkometar